(oh sh*t,aku belum tau cara besarin foto ! )
Presentasi Project Plan
sebagai wakil kaltim, aku mengulas masalah batu bara dan berbagai dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh pertambangan tersebut.
Cinta Keberagaman
selain dapat ilmu yang bermanfaat, aku juga dapat teman baru yang berasal dari luar daerah lainnya. ada Melianus (Papua),Roma (Sumatra), dan Zen (Sumatra).
6.10.2011
awas gan, bahaya laten PSP [ngakak inside !!!!]
(oh sh*t,aku belum tau cara besarin foto ! )
suka musik ? masuk sini ...
udah liat gambar diatas kan ? kali ini aku mau share ke teman-teman yang pada suka dengerin musik (streaming). aku punya link websitenya, mungkin udah banyak yang tau, tapi aku yakin yang belum tau juga banyak pastinya. langsung aja simak DISINI. ada berbagai macam jenis dan aliran musik loh.dijamin gak ada nyesalnya... buat yang jaringan inetnya dewa pasti pada senyam-senyum deh (^,^)...
tapi ane gak ada garansi kekecewaan buat yang jaringan inetnya "kura-kura lagi mules"(>_<)..hahaha...
oke deh..selamat mencoba
5.30.2011
cerita minggu malam
Uhukk..uhukk..(sambil bersihkan debu). Udah lama banget aku gak ada buka ini blog. Maafkan saya blog udah jadi majikan yang jahat. Kamu mau maafin aku kan. Please … mau ya, aku janji bakal sering posting disini lagi. Sini cium dulu, mmmuach aku sayang kamu. Hhahaha, intermezzo yang cukup bikin kalian capek jalan ke wc buat muntah-muntah. Geli juga aku bacanya.
Cerita aku mulai dari keadaan sekeliling asrama ku. Seperti biasa, nih asrama gak ada bedanya sama tempat yang berjarak kira-kira dua puluh meter ke utara, ialah sebuah rumah masa depan manusia yang istilah kerennya “kuburan”. Asli sepi gila mampus, gak tau pada tidur atau pada ngeluyur orang-orangnya. Tumben banget perasaan. Tapi ntar dulu, coba lihat jam dinding asrama yang tepat di depan lorong kamar yang keliatan samar itu. Hah ? beneran ? gak salah ?? (iya bah) Ini udah jam 01.00 men ! bussiyet, pantes aja sepi. Udah pada ngorok makhluk asrama nih. Kecuali aku dan mesin ketik yang ada monitornya dihadapan mata panda ku. Alhamdulillah,sepertinya tamu istimewa tiap malamku datang nih, pak insomnia. Selamat datang pak insomnia, selamat bergabung di awal hari yang akan terasa gerah untuk dilewati. Dan terima kasih untuk mengurangi jadwal istirahatku. Wtf -___-“
Aku pengen kaya si Lahim (nama disamarkan karena tujuan yang tidak jelas) yang cepet banget “bubu”nya. Anak baru nih dia, belum pernah kuliah, masih labil, dan tentunya belum kenalan sama pak insomnia si pembuat kantung mata. Belum banyak terpengaruh polusi kebiasaan anak asrama yang keras dan berbau mistis (apa bah). soalnya si Lahim ini masih fresh dari kampung sana boy ! masih punya kebiasaan tidur jam 10 malem dan bangun pagi-pagi buat sekolah. Si Lahim yang malang, bisa kubayangkan nasibmu kalau kau sudah betah minum air zam-zam dari keran dapur asrama ini. Calon mahasiswa yang bercita-cita mengharumkan nama bantal dengan lukisan peta alami liur basi.
Cukup dengan si liur basi, kita kembali dengan suasana hening nan menakutkan (memang dasar aku penakut) yang ada disekitar asrama ketika jam malam. Bayangkan aja lampu-lampu yang biasanya menerangi teras dan halaman dalam ketika masih jam 7-9 malam, sekarang dimatikan. Untuk menghemat biaya listrik sih katanya (pake lilin boros gak ya ?).
Suara lagu keroncong terdengar perlahan saat ini, sepertinya tetangga di depan asrama ada yang memutar lagu tersebut. Entah ada maksud dan tujuan apa dia memutarnya di tengah waktu istirahat orang-orang sekitar kampung. Juwita malam, ya juwita malam lagu yang diputar itu. Samar namun kata-kata yang diucapkan penyanyinya lumayan jelas terdengar.
Selama aku menulis cerita ini ada beberapa orang yang lewat didepan asrama, yang paling aku kenal ialah bapak-bapak yang lagi nge-ronda. Ada bapak x, y, dan bapak z. aku lupa nama nya tapi sering ketemu kalau sholat dimesjid. Gak asing lah.
gak terasa nih, berapa jam udah aku habiskan untuk menemani tamu istimewaku tadi. Sambil menemaninya, aku mencoba untuk menceritakan yang aku rasakan sekarang. Yang udah aku tulis dengan kacau balau di atas. Dan sepertinya tamu istimewa di tengah mala ini udah mau pamitan. Dan mata merahku udah mulai meredup memaksa untuk segera ditutup. Nanti lagi aku sambung ceritanya, mungkin dengan cerita-cerita yang lebih baik dan lebih menarik dari yang udah kalian baca sekarang. Haha, maybe letter . good night, have a nightmare :p
1.11.2011
Kisah Garam dan Air
1.02.2011
life is choice !
Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.
Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.
Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.
Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya."
"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.
"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."
"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."
"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..
Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.
Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.
apakah kamu siap menjadi dewasa Bag.1
12.13.2010
Sekilas tentang Soedirman (miris banget)







01.47
Tazqy H




